Latihan Mengetik 10 Jari
Latihan mengetik 10 jari gratis per baris tombol (tengah, atas, bawah, angka, simbol) untuk QWERTY dan AZERTY, dengan keyboard di layar dan progres tersimpan.
- WPM
- 0
- Akurasi
- –
- Kesalahan
- 0
- Progres
- 0 %
Latihan selesai
- WPM
- 0
- Akurasi
- –
- WPM terbaik
- 0
- Latihan selesai dikerjakan
- 0
Progres hanya disimpan di browser ini (penyimpanan lokal). Tidak ada yang dikirim ke mana pun.
Cara menggunakan latihan mengetik
- Pilih Tata letak keyboard: QWERTY (Inggris, AS) atau AZERTY (Prancis, Prancis). Keyboard yang dijual di Indonesia hampir selalu QWERTY AS, jadi pilihan inilah yang tepat bagi sebagian besar pengguna. Pilihan Anda akan diingat.
- Pilih Pelajaran: Baris tengah, Baris atas, Baris bawah, Angka, lalu Simbol (pada AZERTY, Aksen dan simbol). Baris di bawah tombol menyebutkan Tombol baru di pelajaran itu.
- Klik kotak di bawah latihan dan mulai mengetik. Timer baru berjalan saat Anda menekan tombol pertama, jadi luangkan waktu untuk menempatkan jari terlebih dahulu.
- Perhatikan keyboard di layar: tombol berikutnya menyala, bersama tombol Shift atau AltGr jika diperlukan. Baris di atasnya menyebutkan jari yang dipakai, misalnya “Tombol berikutnya: f (telunjuk kiri)”.
- Jika sebuah karakter salah, keyboard menyorot Backspace. Perbaiki kesalahan sebelum melanjutkan, karena setiap karakter dibandingkan dengan latihan pada posisi yang sama.
- Di akhir latihan, Latihan selesai menampilkan WPM, Akurasi, WPM terbaik untuk pelajaran itu, dan jumlah Latihan selesai dikerjakan.
- Tekan Ulangi latihan untuk mengetik teks yang sama lagi, atau Latihan baru untuk teks baru. Atur ulang progres menghapus hasil yang tersimpan (klik dua kali untuk mengonfirmasi).
Kata latihan dalam bahasa Inggris
Pelajaran tersedia dalam bahasa Inggris (QWERTY) dan bahasa Prancis (AZERTY) saja. Di halaman berbahasa Indonesia, Anda mendapatkan pelajaran bahasa Inggris: pola tombol seperti “fjf” dan kata bahasa Inggris pendek seperti “glad” atau “salad”. Untuk belajar posisi jari, hal ini tidak terlalu berpengaruh, karena yang dilatih adalah tombol, bukan bahasanya. Setelah jari Anda hafal posisi tombol, berlatih juga dengan teks bahasa Indonesia, misalnya dengan menyalin artikel atau dokumen kerja Anda sendiri.
Cara pelajaran disusun
Mengetik 10 jari berarti mengetik tanpa melihat tombol, dengan setiap jari bertanggung jawab atas kolomnya sendiri. Semuanya dimulai dari baris tengah: pada QWERTY, jari kiri bertumpu di A S D F dan jari kanan di J K L ;. Tombol F dan J memiliki tonjolan kecil agar bisa ditemukan tanpa melihat, dan keyboard di layar menggarisbawahinya karena alasan yang sama.
Setiap pelajaran menambahkan satu baris, dan katanya hanya memakai tombol yang sudah Anda pelajari:
- Baris tengah: A S D F G H J K L dan titik koma, dengan kata pendek seperti “glad”, “flask”, atau “salad”.
- Baris atas: Q W E R T Y U I O P. Dengan vokal E, I, O, dan U, kalimat sungguhan mulai bisa dibentuk.
- Baris bawah: Z X C V B N M ditambah koma, titik, dan garis miring.
- Angka: baris angka, dicampur dengan harga, tahun, dan angka acak.
- Simbol: karakter dengan Shift (! @ # $ % & * dan tanda kurung) yang ada di alamat email, kode, dan harga.
Setiap latihan terdiri atas tiga bagian: pola tombol pada tombol baru (seperti “fff”, “fjf”, atau “fjdk”), sekitar sepuluh kata latihan, dan beberapa pola lagi. Latihan baru mencampurnya secara berbeda setiap kali, sehingga Anda melatih tombol, bukan menghafal teks.
AZERTY dan keyboard Prancis
Tata letak AZERTY Prancis cukup berbeda. Baris tengahnya Q S D F G H J K L M tanpa vokal sama sekali, sehingga pelajaran pertamanya hanya memakai kelompok tombol. Angka memerlukan Shift, sedangkan é, è, ç, à, dan ù diketik langsung di baris angka dan di samping M. Pelajaran Aksen dan simbol melatih huruf-huruf itu dengan kata Prancis umum seperti “déjà”, “garçon”, atau “voilà”.
Penilaian dan kelulusan pelajaran
WPM (kata per menit) memakai konvensi tes mengetik, yaitu lima karakter per kata, dikurangi satu kata per menit untuk setiap kesalahan yang tertinggal di teks. Akurasi menghitung setiap ketukan, termasuk kesalahan yang Anda perbaiki kemudian. Sebuah pelajaran dinyatakan lulus dan mendapat tanda centang setelah Anda menyelesaikan latihan dengan akurasi minimal 95%. Kecepatan datang belakangan: utamakan akurasi, lalu tingkatkan tempo.
Pertanyaan yang sering diajukan
Di mana progres saya disimpan?
Hanya di browser ini, dalam penyimpanan lokal. Tidak ada yang dikirim ke server. Jika browser Anda memblokir penyimpanan, seperti di beberapa jendela pribadi, pelajaran tetap berfungsi tetapi hasilnya hilang saat Anda meninggalkan halaman.
Apakah ada pelajaran dengan kata bahasa Indonesia?
Belum. Kata latihan tersedia dalam bahasa Inggris dan Prancis. Posisi tombol pada keyboard QWERTY sama untuk semua bahasa, jadi keterampilan yang Anda latih tetap berlaku saat mengetik bahasa Indonesia.
Mengapa saya tidak bisa menempel ke kotak ketik?
Menempel berarti melewatkan latihan, jadi fitur itu dinonaktifkan di kotak latihan.
Berapa lama sebaiknya berlatih setiap hari?
Sesi pendek dan rutin paling efektif: 10 sampai 15 menit sehari lebih baik daripada satu sesi panjang seminggu sekali. Bertahan di satu pelajaran sampai Anda lulus dengan nyaman, lalu pindah ke baris berikutnya.
Apakah keyboard di layar mengikuti tombol yang saya tekan?
Tidak. Keyboard itu menunjukkan tombol yang harus Anda tekan berikutnya, bukan tombol yang Anda tekan. Arahkan mata ke layar, bukan ke tangan.
Alat terkait
- Tes Kecepatan Mengetik Tes kecepatan mengetik gratis selama 30, 60, atau 120 detik. Ukur WPM bersih dan kotor, akurasi, serta kesalahan Anda dengan teks bahasa Inggris atau Prancis.
- Tes Keyboard Tes keyboard online gratis: setiap tombol yang ditekan menyala, lihat nilai key, code, dan location, ukur rollover, dan deteksi tombol macet.
- Penghitung Karakter Penghitung karakter online gratis dengan batas langsung untuk postingan X, SMS, meta title, meta description, dan keterangan Instagram. Emoji dihitung satu.