Kalkulator Nilai UAS yang Dibutuhkan
Hitung nilai minimal yang Anda butuhkan di UAS atau ujian akhir untuk mencapai target nilai akhir atau KKM, lengkap dengan simulasi “bagaimana jika”.
Masukkan nilai tugas dan ujian yang sudah ada. Bobot adalah persentase dari mata pelajaran (kosongkan semuanya untuk rata-rata biasa).
Nilai yang dibutuhkan di ujian akhir
–
| Huruf | Nilai akhir | Dibutuhkan di ujian akhir |
|---|
Skala hanya contoh: batas nilai huruf berbeda di setiap sekolah dan kampus. Periksa silabus atau RPS Anda untuk bobot dan aturan yang tepat (nilai minimal ujian akhir, pembulatan…).
Cara mengetahui nilai yang dibutuhkan di ujian akhir
- Di Nilai saat ini, pilih Saya tahu nilai saya saat ini dan ketik nilainya sebagai persentase (
82), poin (41/50), atau huruf. Atau pilih Hitung dari nilai-nilai saya dan masukkan nilai tugas, kuis, dan UTS Anda di tabel, masing-masing dengan bobotnya. - Masukkan Bobot ujian akhir (%) sesuai yang tertulis di silabus atau RPS (misalnya
30atau40). - Masukkan Target nilai akhir (% atau huruf), misalnya
85,75atauB+. Poin seperti14/20juga diterima. Huruf sepertiB+berarti persentase terendah huruf tersebut pada skala yang dipilih. - Baca Nilai yang dibutuhkan di ujian akhir, beserta kalimat yang memberi tahu apakah nilai itu bisa dicapai. Perhitungannya ditampilkan langkah demi langkah.
- Jika ingin, ketik sebuah nilai di Bagaimana jika nilai ujian akhir saya…? untuk melihat nilai akhir yang akan Anda dapatkan.
Tabel di bawah hasil menampilkan Nilai yang dibutuhkan untuk setiap nilai huruf pada skala yang dipilih, sehingga Anda langsung melihat apa yang diperlukan untuk A, B, atau sekadar lulus.
Memakai kalkulator dengan nilai sekolah dan kuliah di Indonesia
Nilai rapor dan nilai mata kuliah di Indonesia biasanya ditulis dalam skala 0–100, dan skala ini langsung cocok: ketik 78 dan alat ini membacanya sebagai 78%. Koma desimal juga diterima, jadi 82,5 berfungsi. Untuk siswa, masukkan KKM sebagai target, misalnya 75, untuk mengetahui nilai PAS, PAT, atau ujian akhir minimal agar tuntas. Untuk mahasiswa, masukkan bobot UAS dari RPS (sering 30–40%), lalu tugas, kuis, dan UTS di tabel.
Skala huruf yang tersedia hanya contoh dari Amerika Serikat dan Kanada. Batas huruf di kampus Indonesia berbeda-beda (misalnya A mulai 80 atau 85), jadi jangan mengandalkan target berupa huruf: lihat batas nilai minimal huruf yang Anda incar di pedoman akademik kampus, lalu ketik angkanya, misalnya 80 untuk A. Alat ini menghitung nilai satu mata kuliah, bukan IPK: untuk IPK skala 4, gunakan kalkulator IPK.
Rumusnya
Nilai akhir setelah ujian akhir adalah campuran berbobot dari nilai yang sudah Anda miliki dan nilai ujian akhir:
Nilai akhir = nilai saat ini × (1 − w) + ujian akhir × w, dengan w adalah bobot ujian akhir dalam bentuk pecahan (30% → 0,3).
Jika diselesaikan untuk ujian akhir:
Ujian akhir yang dibutuhkan = (target − nilai saat ini × (1 − w)) ÷ w
Contoh: nilai saat ini 82, ujian akhir berbobot 30%, dan target 85. Nilai yang sudah ada menyumbang 82 × 0,7 = 57,4 poin. Anda membutuhkan 85 − 57,4 = 27,6 poin lagi dari ujian akhir, dan 27,6 ÷ 0,3 = 92.
Membaca hasilnya
- Di atas 100%: target tidak bisa dicapai hanya dengan ujian akhir, kecuali ada poin tambahan atau penyesuaian nilai.
- 0% atau kurang: target sudah aman, bahkan dengan nilai nol di ujian akhir. Pastikan mata pelajaran Anda tidak mensyaratkan nilai minimal di ujian akhir, yang di beberapa sekolah dan kampus menjadi syarat lulus.
- Angka di antaranya adalah nilai minimal yang Anda butuhkan. Usahakan sedikit lebih tinggi untuk berjaga-jaga terhadap pembulatan.
Menghitung nilai saat ini dari nilai-nilai Anda
Jika portal akademik Anda tidak menampilkan rata-rata berjalan, pilih Hitung dari nilai-nilai saya. Masukkan setiap nilai beserta bobotnya sebagai persentase dari mata pelajaran. Alat ini menghitung rata-rata berbobotnya dan memberi tahu bagian mana yang belum dinilai. Misalnya, UTS berbobot 30% dan tugas berbobot 40% menyisakan 30% yang belum dinilai, yang sering kali adalah bobot ujian akhir. Jika masih ada penilaian lain (proyek, praktikum), bobot ujian akhir lebih kecil dari bagian yang belum dinilai, dan rumus menganggap Anda mempertahankan rata-rata saat ini di penilaian lain tersebut.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa nilai ujian akhir yang saya butuhkan agar lulus?
Masukkan batas lulus mata pelajaran Anda sebagai target, misalnya KKM 75 di sekolah atau batas nilai C di kampus Anda (sering 55 atau 60). Tabel huruf juga menunjukkan batas D atau lulus pada skala contoh yang dipilih.
Apakah alat ini membulatkan nilai saya?
Tidak. Hasil ditampilkan dengan maksimal dua angka desimal, tetapi perhitungan tetap memakai ketelitian penuh. Sekolah atau kampus Anda mungkin membulatkan nilai akhir.
Bisakah saya memakainya dengan IPK skala 0–4?
Tidak secara langsung. Alat ini bekerja dengan nilai satu mata pelajaran dalam persen atau poin. IPK adalah rata-rata seluruh mata kuliah yang ditimbang dengan SKS, jadi gunakan kalkulator IPK untuk itu.
Bisakah saya memakainya jika ujian akhir bernilai 100% dari mata pelajaran?
Bisa, meskipun hasilnya hanyalah target Anda sendiri: nilai saat ini tidak lagi dihitung.
Masih ada beberapa ujian tersisa. Apa yang harus saya masukkan?
Alat ini menangani satu penilaian yang tersisa. Anggap semua yang tersisa sebagai satu blok (misalnya “40% tersisa”) untuk mengetahui rata-rata yang Anda butuhkan di semuanya.
Apakah data saya disimpan atau dikirim?
Tidak. Semuanya berjalan di browser Anda dan hilang saat Anda menutup halaman.
Alat terkait
- Kalkulator Nilai Rata-rata Berbobot Kalkulator nilai gratis untuk menghitung rata-rata berbobot dari tugas, UTS, dan UAS, dalam skala 0–100, poin, atau huruf. Hasilnya langsung muncul.
- Kalkulator IPK dan IPS Hitung IPS semester dan IPK kumulatif dari nilai huruf dan SKS pada skala 4, termasuk cara memakainya dengan sistem nilai kampus di Indonesia.
- Konversi Nilai Angka ke Huruf Ubah nilai angka 0–100 atau poin menjadi nilai huruf dan bobot IPK, sesuaikan skala dengan tabel konversi kampus Anda, atau konversi satu daftar sekaligus.